新闻是有分量的

7点penting dari pidato tahunan Jokowi 2016

发布时间2016年8月16日下午4:01
更新时间2016年8月16日下午4:01

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama para pimpinan tinggi lembaga negara berfoto bersama seusai menghadiri pembukaan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2016 di Kompleks Parlemen,Senayan,Jakarta,pada 16 Agustus 2016. Foto oleh M Agung Rajasa / Antara

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama para pimpinan tinggi lembaga negara berfoto bersama seusai menghadiri pembukaan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2016 di Kompleks Parlemen,Senayan,Jakarta,pada 16 Agustus 2016. Foto oleh M Agung Rajasa / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo menyampaikan tiga kali pidato di depan Sidang Tahunan MPR / DPR RI,hari ini,Selasa,16 Agustus,dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun RI yang ke-71。

Pidato pertama adalah 。 Yang kedua adalah 。

Sedangkan yang ketiga adalah pidato penyampaian (RUU APBN)2017。

,ada beberapa poin penting yang disebutkan dalam pidato tersebut yang perlu Anda ketahui。

( )

Berikut rangkumannya:

1. Tahun Percepatan Pembangunan Nasional

Bila pada tahun lalu fokus Pemerintahan Presiden Jokowi adalah upaya penanggulangan perlambatan ekonomi global,tahun ini ia fokus pada percepatan pembangunan。

“Tahun 2016 ini dapat disebut sebagai Tahun Percepatan Pembangunan Nasional.Kita harus melangkah menuju Indonesia maju,”kata Jokowi di hadapan ratusan anggota dewan。

Pemerintah akan berfokus pada 3 langkah terobosan untuk pengentasan kemiskinan,pengangguran,ketimpangan,dan kesenjangan sosial。 Ketiga langkah yang disebutnya adalah:

  • Pertama ,percepatan pembangunan infrastruktur。
  • Kedua ,penyiapan kapasitas produktif dan sumber daya manusia
  • Ketiga ,deregulasi dan debirokratisasi。

(SELENGKAPNYA: )

Infrastruktur umum seperti jalanan,rel kereta api,bandar udara,juga pelabuhan hingga tol laut akan terus dibangun,diperbaiki,dan dikebut。

“Melalui percepatan pembangunan infrastruktur,kita bangun sarana infrastruktur secara lebih merata di seluruh Tanah Air guna memperkuat konektivitas antarwilayah dan memperkecil ketimpangan dan kesenjangan sosial,”kata Jokowi。

Jokowi tak ketinggalan menyebutkan Selain APBN,ia berharap sektor penerimaan ini dapat dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur。

2. Ekonomi

Jokowi juga menilai dunia masih belum pulih dari perlambatan ekonomi yang melanda sejak tahun pertama ia menjabat。 Akibatnya,perekonomian印度尼西亚双关语terdampak。

“Namun kita patut bersyukur bahwa perekonomian Indonesia pada triwulan pertama tahun 2016 tumbuh 4,91 persen,”katanya。 Bahkan dalam triwulan kedua tahun ini,angka tersebut naik menjadi 5,18 persen。

Pertumbuhan itu jauh lebih besar di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia dan negara-negara berkembang。 Bahkan Indonesia adalah salah satu yang tertinggi di Asia。

Pemerintah juga berkomitmen melakukan deregulasi dan debirokratisasi。 “Banyak regulasi kita sudah usang,sudah harus diperbaharui untuk menyongsong perubahan jaman,”kata Jokowi。

Wujud nyatanya adalah yang telah dikeluarkan pemerintah sampai dengan awal Juni 2016。

Jokowi mengatakan,96 persen perangkat regulasi sudah selesai disiapkan。 Ia juga telah membentuk Satuan Tugas Percepatan dan Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi每28 Juni 2016。

“Ke depannya akan dibentuk peket kebijakan ekonomi lainnya untuk mempercepat peningkatan ekonomi nasional,”katanya。

Ia juga telah membatalkan (Perda)yang dinilai bertentangan dengan kemajuan perdagangan dan kemudahan berusaha。

“Sinkronisasi yang telah dilakukan akan membawa manfaat bagi daerah dalam menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja,”kata Jokowi。

Jokowi sekaligus meluruskan kesalahpahaman tentang pembatalan Perda,dengan menekankan hanya yang berurusan dengan investasi dan ekonomi saja yang diutak-atiknya。

3. Sumber daya manusia

Jokowi juga menyoroti pentingnya membangun SDM yang kompeten。

“Di era kompetisi global,pembangunan infrastruktur fisik saja belum cukup untuk mengatasi kemiskinan,mengatasi pengangguran,mengatasi ketimpangan dan kesenjangan sosial,”ucapnya。

juga sudah dimulai,yang berarti persaingan di Asia Tenggara semakin sengit。 Agar Indonesia bisa bersaing dalam kompetisi global,maka kapasitas produktif dan sumber daya manusia(SDM)juga harus dipercepat。

“Dengan demikian Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam perlombaan ekonomi global,Indonesia harus ikut berlomba dan harus menjadi bangsa pemenang,”ujar Jokowi。

Ia juga menjanjikan perhatian lebih pada sektor usaha mikro,kecil,dan menengah(UMKM),yang menurutnya selama 2 tahun belakangan telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia。

Selain menurunkan kredit usaha rakyat(KUR)dari 22 persen pada 2014 menjadi 9 persen tahun ini,Jokowi juga akan berfokus pada pendidikan vokasi。 Cara ini akan menyiapkan rakyat menjadi pekerja yang mumpuni,juga lebih cepat mendapat kerja。

5. Reformasi hukum

Jokowi menyoroti pentingnya mempercepat reformasi hukum untuk memberi kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan masyarakat,serta terus mendorong reformasi birokrasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih prima。

“Bagian penting dari ini adalah reformasi dalam institusi Polri dan Kejaksaan.Reformasi yang menyeluruh dari hulu ke hilir.Bukan reformasi tambal sulam.Untuk itu profesionalisme Polri dan Kejaksaan terus ditingkatkan,”katanya。

(BACA: )

Aparatur Sipil Negara双关语ketinggalan。 Jokowi merasa perlu ada peningkatan supaya印度尼西亚semakin kompetitif。

Ia juga secara khusus mengapresiasi keberhasilan aparat melumpuhkan salah satu pemimpin kelompok teroris di Indonesia,yaitu Santoso。 “Tetap waspada dan terus tekan potensi dan ancaman terorisme di Nusantara,”kata dia。

Tentang penyanderaan WNI,白痴菲律宾人maupun Papua Nugini pun ia soroti。 “Melalui diplomasi menyeluruh dari berbagai jalur,kita berhasil membebaskan para sandera,”kata dia。

Jokowi mengulang,tak ada tempat bagi teroris dan aksinya di Tanah Air。

6. Kesehatan dan pendidikan

Dalam hal kesejahteraan rakyat,Jokowi masih berpegang pada 3 pilar Program Indonesia Sehat。 Pertama,penerapan paradigma sehat; kedua,penguatan pelayanan kesehatan; ketiga,pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional(JKN)。

Berdasarkan数据BPJS Kesehatan 2016年7月,peserta JKN sudah mencapai hampir 170 juta jiwa。 Jumlah sarana pelayanan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan terus meningkat。

Di sektor pendidikan,sedang dilakukan percepatan pembagian Kartu Indonesia Pintar(KIP)di seluruh pelosok Tanah Air。 Perhatian Pemerintah terutama diberikan kepada anak usia sekolah 6-21 tahun dari keluarga tidak mampu。

“Melalui KIP diberikan jaminan untuk mendapatkan layanan Pendidikan Dasar sampai Menengah,pendidikan formal dan non formal,termasuk untuk mendapatkan keterampilan dari lembaga kursus / BLK,”kata Jokowi。

Pemerintah juga berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan guru yang mengabdi di daerah-daerah terpencil,pulau-pulau terdepan,dan wilayah-wilayah perbatasan。

Tak ketinggalan ia menyebut Revolusi Karakter Mental yang digadangnya sejak kampanye lalu。 Pendidikan karakter sangatlah penting untuk membentuk rakyat yang mampu bersaing dan memajukan negara。

7. RAPBN 2017

Presiden juga menyampaikan rancangan fiskal negara dalam RAPBN 2017.Ia menyampaikan 6 asumsi makro,yakni:

  • Pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,3 persen dengan paket kebijakan ekonomi I-XII sebagai刺激;
  • Tingkat inflasi 4,0持续;
  • Nilai tukar rupiah terhadan Dolar Amerika yakni Rp 13.300 / dolar;
  • Rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara(SPN)3 bulan,pada tahun 2017 diasumsikan berada pada tingkat 5,3 persen;
  • Rata-rata harga minyak mentah 印度尼西亚diperkirakan sebesar每瓶45美元 ;
  • 卷minyak dan gas bumi yang siap dijual selama tahun 2017 diperkirakan mencapai 1,93 juta barel setara minyak per hari。

Sementara untuk rencana belanja pemerintah:

  • Meningkatkan belanja produktif untuk pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar-wilayah;
  • Meningkatkan efisiensi dan penajaman belanja barang untuk meningkatkan ruang fiskal;
  • Meningkatkan kualitas dan efektivitas program perlindungan sosial;
  • Memperkuat pelaksanaan program prioritas di bidang pendidikan,kesehatan,kedaulatan pangan dan energi,kemaritiman dan kelautan,serta pariwisata dan industri;
  • Penyaluran的补贴yang lebih tepat sasaran dan program bantuan sosial non-tunai;
  • Mendukung penegakan hukum dan upaya menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan。

(BACA: )

Untuk pendapatan negara dalam RAPBN 2017 ditargetkan sebesar Rp 1.737,6 triliun dengan pembagian Penerimaan Negara Bukan Pajak(PNBP)di tahun 2017,Rp 240,4 triliun sementara perpajakan direncanakan sebesar Rp1.495,9 triliun。

Sementara itu,belanja negara dalam RAPBN tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp 2.070,5 triliun,yang terdiri dari belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.310,4 triliun,dan alokasi转让ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 760 triliun。

-Rappler.com