新闻是有分量的

Gloria Natapradja Hamel diizinkan kembali menjadi anggota paskibraka

2016年8月17日下午12:12发布
2016年8月17日下午12:13更新

KEMBALI BERTUGAS。 Gloria Natapradja Hamel akhirnya diizinkan oleh Presiden Joko Widodo untuk bertugas menjadi anggota Paskibraka。 Gloria akan bertugas dalam tim Bima untuk menurunkan bendera merah putih di Istana Negara。 Foto:istimewa

KEMBALI BERTUGAS。 Gloria Natapradja Hamel akhirnya diizinkan oleh Presiden Joko Widodo untuk bertugas menjadi anggota Paskibraka。 Gloria akan bertugas dalam tim Bima untuk menurunkan bendera merah putih di Istana Negara。 Foto:istimewa

雅加达,印度尼西亚 - Gloria Natapradja Hamel akhirnya diizinkan kembali bergabung ke dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka(Paskibraka)pada Rabu,17 Agustus。 Keputusan itu diketahui gadis keturunan Perancis-Sunda itu usai bertemu dengan Presiden Joko“Jokowi”Widodo。

“Iya,saya kembali menjadi anggota paskibraka dan akan bertugas sore hari ini,”ujar Gloria ketika diwawancarai oleh Metro TV pada Rabu,17 Agustus di Istana Negara。

Gloria tidak ikut bertugas pada pagi tadi untuk mengibarkan bendera merah putih di Istana,walau dia tergabung dalam tim Arjuna。 Tim tersebut bertugas pada pukul 10:00 WIB。 Alhasil,dia hanya bisa menyaksikan penampilan teman-temannya dari layar televisi di Wisma Negara。

Dia mengatakan dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi,dirinya mengaku ditawari untuk menjadi pembawa baki tim Bima yang akan bertugas sore nanti。 Namun,dia menolaknya。

“Masih ada yang lebih baik daripada saya,”kata Gloria。

Gloria gagal menjadi anggota Paskibraka di menit-menit terakhir,karena diketahui memiliki paspor Perancis。 Artinya,dia dianggap bukan warga negara印度尼西亚。

Keputusan itu sempat membuatnya sedih,karena dia sudah ikut berlatih selama 1 bulan bersama teman-temannya。 Bahkan,Ibu Gloria,Ira Natapradja Hamel sempat menyebut perlakuan terhadap anaknya adalah tindakan diskriminatif oleh pemerintah。

Ira mengatakan pada awal Agustus 2016,dia dipanggil oleh pihak Garnisun dan Kemenpora untuk mempertanyakan kewarganegaraan Gloria。

“Mereka juga tanya,apakah saya punya KK,KTP dan paspor Indonesia。Ya saya bilang punya,memang saya warga negara Indonesia,”ujar Ira seperti dikutip media pada Senin,15 Agustus。

Ira membenarkan jika putrinya memang memegang paspor Perancis,karena suaminya adalah warga dari negara tersebut。 Paspor itu digunakan oleh Gloria untuk bepergian jika ke luar negeri。 Sebab,dia masih berusia 16 tahun sehingga belum memiliki Kartu Tanda Penduduk(KTP)。 - Rappler.com

BACA JUGA: