新闻是有分量的

Densus 88 bekuk terduga anak buah Bahrum Naim di Bogor

2016年8月17日下午4:55发布
更新时间2016年8月17日下午4:55

TEROR BOM SOLO。 Polisi mengamankan Tempat Kejadian Perkara saat petugas inafis melakukan identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Mapolresta solo,Jawa Tengah,Selasa,Juli 5。 Densus 88 menangkap MK,yang diduga membiayai perakitan bom yang meledak di Solo,Jawa Tengah awal bulan Juli lalu。 Foto oleh Maulana Surya / ANTARA

TEROR BOM SOLO。 Polisi mengamankan Tempat Kejadian Perkara saat petugas inafis melakukan identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Mapolresta solo,Jawa Tengah,Selasa,Juli 5。 Densus 88 menangkap MK,yang diduga membiayai perakitan bom yang meledak di Solo,Jawa Tengah awal bulan Juli lalu。 Foto oleh Maulana Surya / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap seorang berinisial MK di Bogor,Jawa Barat pada Rabu,17 Agustus,karena diduga menjadi anggota jaringan teroris。

Penangkapan MK adalah hasil pengembangan terhadap terduga teroris berinisial D alias AIA yang diamankan di Lampung Tengah pada Senin,15 Agustus kemarin。 Dari informasi D,Densus 88 mengantongi satu terduga teroris lainnya,yakni MK。

“Yang bersangkutan kami amankan di Jalan Mercedes Benz dekat Polsek Gunung Putri,Bogor sekitar pukul 9:15 WIB,”kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli dalam keterangannya pada Rabu。

Berdasarkan pemeriksaan sementara,kata Boy,MK diduga merupakan perpanjangan tangan Bahrun Naim,yang kini bergabung dengan ISIS di Suriah。 “Dia(MK)mengirim sejumlah dana untuk tersangka teroris D别名AIA yang sebelumnya diamankan di Lampung,”terang Boy。

D别名AIA diketahui merupakan perakit bom yang di mana dia membuatkan bom kepada Nur Rohman,pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Solo,pada lebaran lalu。

“MK ini diduga mengirimkan dana untuk pembelian bahan material bom dan untuk biaya transportasi pengiriman bom yang dibawa oleh D kepada Nur Rohman,”jelas Boy。

Selain mengirimkan dana,MK merupakan orang yang mempertemukan D dengan Nur Rohman di Solo,sebelum bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Solo。

“MK merupakan anggota JAD(Jamaah Ansarut Daulah,红色)yang juga anak buan Oman Abdurrahman yang kini ditahan di Lapas Nusakambangan,”ujar Boy。 - Rappler.com