新闻是有分量的

TNI AD Cimahi minta maaf karena tinggalkan replika bom di kantor Pemkab Bandung

2016年8月18日下午1:08发布
2016年8月18日下午1:08更新

TEROR BOM。 Anggota tim Jihandak Batalyon Zeni Tempur 4 / TK Kodam IV / Diponegoro memasukan tas yang diduga berisi bom ke dalam wadah khusus saat simulasi penanganan teror bom di Semarang,Jateng,Jumat,29 Juli。 Foto oleh R Rekotomo / ANTARA

TEROR BOM。 Anggota tim Jihandak Batalyon Zeni Tempur 4 / TK Kodam IV / Diponegoro memasukan tas yang diduga berisi bom ke dalam wadah khusus saat simulasi penanganan teror bom di Semarang,Jateng,Jumat,29 Juli。 Foto oleh R Rekotomo / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Pada Selasa,16 Agustus,kawasan komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung barat heboh pada pukul 11​​:30 WIB。 Rupanya,seorang petugas kebersihan menemukan dua buah benda yang diduga bom。

Dia kemudian melaporkan temuan benda tersebut ke Polres Cimahi。 Semula,berdasarkan hasil pemeriksaan aparat Polres Cimahi,benda tersebut diduga kuat bom。 Alhasil,tim gegana Polda Jabar memerintahkan untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi warga di sekitar kawasan kantor Pemkab Bandung Barat。

Setelah dicek,dua benda tersebut hanyalah sebuah replika bom milik TNI Angkatan Darat(AD)Cimahi。

“Pada Selasa siang,saat tim Gegana ingin mengevakuasi alat yang diduga bom,ternyata ada laporan salah satu perwira TNI AD yang datang ke lokasi dan menyampaikan bahwa itu replika milik TNI AD yang kemarin tertinggal pada saat latihan,”ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat ,Kombes Pol Yusri Yunus ketika dihubungi Rappler pada Selasa malam,16 Agustus。

Lalu,mengapa bisa dua replika bom milik TNI AD ada di sana? Yusri mengatakan dua replika bom itu semula digunakan untuk pelatihan bom yang diikuti siswa TNI AD。 Namun,usai digunakan untuk berlatih,tiba-tiba hilang。

Dia menyebut,TNI AD Cimahi sudah meminta maaf atas peristiwa itu。

“Iya,pasti(minta maaf),kan masyrakat sudah resah,”tuturnya。

Dua buah replika bom itu,kata Yusri tidak mengandung bahan peledak。 Benda tersebut,sudah diambil oleh TNI AD。

Situasi di kawasan kantor Pemkab Bandung Barat akhirnya kembali normal usai benda yang mencurigakan tersebut hanyalah replika bom。 Garis polisi yang dipasang di sekitar lokasi penemuan bom juga sudah dilepas。 - Rappler.com