新闻是有分量的

KPK tetapkan Gubernur Nur Alam tersangka korupsi

2016年8月23日下午6:45发布
2016年8月23日下午6:45更新

Maket gedung KPK yang dipersiapkan untuk peresmian gedung baru KPK。 Foto oleh Hafidz Mubarak A / ANTARA

Maket gedung KPK yang dipersiapkan untuk peresmian gedung baru KPK。 Foto oleh Hafidz Mubarak A / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Komisi Pemberantaan Korupsi(KPK)menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam sebagai tersangka korupsi dalam persetujuan izin usaha pertambangan di tahun 2009-2014。

“Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan NA(Gubernur Sultra)sebagai tersangka,”kata KPK di websitenya。

Pada Selasa,23 Agustus,puluhan penyidik KPK menggeledah kantor,rumah tinggal,dan rumah dinas Nur Alam dan Kantor ESDM Provinsi Sulawesi Tenggara。

Dari ruang gubernur dan ruang biro hukum di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara,penyidik KPK membawa dua koper besar berwarna merah dan hitam dengan penjagaan ketat aparat kepolisian setempat。

Penggeledahan didampingi Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara,Lukman Abunawas。 Dia tidak memberi keterangan satu kata pun kepada wartawan。

Saat para wartawan mendekati mantan bupati Konawe itu,Abunawas cepat-cepat naik ke kantornya di lantai dua Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara,dikawal aparat Satuan Polisi PP。 - dengan laporan Antara / Rappler.com