新闻是有分量的

Mabes Polri larang anggota tunjukkan kemewahan di media sosial

2016年8月24日下午6:44发布
2016年8月24日下午6:44更新

Markas Besar Polri melarang anggota Kepolisian menunjukkan kemewahan di media sosial。 Foto oleh Antara

Markas Besar Polri melarang anggota Kepolisian menunjukkan kemewahan di media sosial。 Foto oleh Antara

雅加达,印度尼西亚 - Markas Besar Kepolisian Republik印度尼西亚melarang anggota Polri menunjukkan kemewahan mereka di media sosial。 Larangan tersebut tercantum dalam telegram rahasia yang diterbitkan pada Rabu,17 Agustus,lalu。

“Minggu lalu sudah dikeluarkan.TR(telegram rahasia)soal tidak boleh bermewah-mewahan di medsos,”kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli di Mabes Polri,Jakarta pada Rabu,24 Agustus。

Menurut Boy,TR tersebut diterbitkan lantaran banyak anggota yang terkesan menunjukkan kemewahan di media sosial dan Mabes Polri merasa perlu untuk mengambil langkah terstruktur untuk mengeatkan anggota bahwa menunjukkan kemewahan adalah salah。

“Saat ini dalam penggunaan medsos banyak sekali tampilan tidak pantas yang dilakukan oleh personil kepolisian(yang)tidak mencerminkan(mereka)aparat negara,tidak mencerminkan abdi negara,”kata boy tanpa memberi contoh。

男孩juga tidak menyebutkan sanksi bila anggotanya Polri melanggar kebijakan tersebut。

Menurut Boy,menunjukkan kemewahan di media sosial melanggar kode etik kedisiplinan Polri。 Apalagi,kata男孩,dalam banyak kasus,anggota Polri mengekspos kegiatan yang di luar batas kewajaran。

“Dalam hal penggunaan untuk mengunggah foto-foto yang merendahkan martabat kepolisian.Apalagi yang berkaitan dengan ujaran kebencian,karena bisa menjadi permasalahan hukum dan dapat menimbulkan antipati masyarakat terhadap Polri.Jadi ini tidak boleh。”

“Jadi ini berkaitan masalah disiplin dan kode etik profesi .Telegram itu mengingatkan personil untuk tidak menggunakan medsos,”tegas Boy。 - Rappler.com