新闻是有分量的

Wagub Jatim minta KBIH Arafah ditutup karena telantarkan jemaah calon haji di Filipina

2016年8月27日上午11:24发布
2016年8月27日上午11:24更新

TEMUI KELUARGA。 Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf(baju gamis putih)menemui keluarga jemaah calon haji yang terlantar di Manila,Filipina。 Foto oleh Martudji / Rappler

TEMUI KELUARGA。 Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf(baju gamis putih)menemui keluarga jemaah calon haji yang terlantar di Manila,Filipina。 Foto oleh Martudji / Rappler

印度尼西亚PASURUAN - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf meminta Kementerian Agama menutup Kelompok Bimbingan Ibadah Haji(KBIH)Arafah di Pasuruan,Jawa Timur karena telah menelantarkan calon jemaah haji asal Indonesia di Filipina。 Mereka ditahan oleh petugas imigrasi Filipina,karena berangkat ke Saudi dengan menggunakan paspor Filipina。

“Ini tidak boleh dibiarkan,tidak bisa KBIH itu memberangkatkan calon jemaah haji.Saya usulkan ke Kementerian Agama agar KBIH Arafah ditutup,”kata Saifullah pada Kamis,25 Agustus 2016。

Saifulah,yang biasa disebut Gus Ipul, berdialog dengan keluarga calon jemaah haji di Balai Desa Bulu Kandang,Pasuruan。 Dia meminta Nurul Huda atau Gus Huda selaku pengelola KBIH Arafah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya。

“Ayo kita datangi,kita tanyakan dan kita minta pertanggung jawaban pengelolanya,bagaimana bisa seperti ini(mereka,para jemaah kok diberangkatkan lewat Filipina),dia harus menjelaskan kepada wartawan,”kata dia。

“Saya meminta keluarga tetap tenang,kita harus yakin,pemerintah berkewajiban melindungi semua warga negaranya,di manapun mereka berada.Tetapi,kita harus pahami,Pemerintah Filipina juga punya aturan menangani perkara ini.Percayalah,keluarga bapak ibu dan saudara sekalian aman,karena mereka adalah korban.Cuma kita masih menunggu perkembangannya,“ujar Gus Ipul lagi。

Dia mengaku kecewa dan mengutuk KBIH yang melakukan penyimpangan dan berakibat 177 jemaah calon haji harus berurusan dengan pemerintahan Filipina。

“Terus terang,kalau seperti ini saya sangat kecewa.Dan,saya mengecam KBIH yang tidak baik ini,dan KBIH Arafah itu kita minta ke Kemenag harus ditutup,”ucap Gus Ipul yang merasa kesal。

Selain keluarga jemaah,pertemuan itu juga dihadiri camat,lurah,kepolisian setempat。 Gus Ipul juga menyambangi kantor KBIH Arafah。 Dia meminta penjelasan dari KBIH。

Seorang lelaki bernama Saiful tak kuasa menahan emosi karena ibunya yang bernama Sumiyati(72 tahun)menjadi salah satu korban KBIH Arafah。

“Bagaimana perasaan sampeyan kalau ibu sampeyan mengalami hal ini?Saya heran kenapa sampeyan tidak pernah mengabarkan kepada kami,malah saya dan keluarga mengetahui ini(ibunya terlantar)dari televisi,bagaimana tanggung jawab sampeyan,dihubungi tidak pernah bisa,dan terus menghilang,”bentak Saiful,kesal。

Gus Ipul mengaku heran kenapa KBIH menyia-nyiakan kepercayaan masyarakat。 “Kalau seperti ini hancur nama Gus nya dan masyarakat tidak akan percaya lagi.Yang lebih berat menyia-nyiakan Tamu Allah,”kata dia lagi。

总计12 KBIH dari Pasuruan dan 2 lainnya dari Sidoarjo yang terdaftar memberikan layanan untuk jamaah calon haji。

Sementara itu,Gus Huda mengaku juga baru mendapat kabar soal jemaah yang diberangkatkan tertahan di Filipina。

Sudah dipindah ke KBRI马尼拉

Setelah dilakukan proses verifikasi,akhirnya sebanyak 177 calon jemaah haji asal Indonesia sudah diizinkan untuk dipindahkan ke KBRI Manila sejak hari Jumat,26 Agustus。 Mereka dipindahkan sambil menunggu jadwal pemulangan ke Tanah Air。

Juru bicara Kementerian Luar Negeri,Arrmanatha Nasir mengatakan dengan dipindahkan ke KBRI Manila,diharapkan mereka bisa menunggu waktu pemulangan dalam kondisi yang lebih nyaman。

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah berkomunikasi dengan mitranya terkait dengan isu ini。 Retno meminta,agar calon jemaah haji dilihat sebagai korban dari sebuah kejahatan yang terorganisir。 Retno pun tidak membantah bahwa modus penggunaan paspor Filipina oleh WNI dengan tujuan memanfaatkan kuota haji di sana sudah pernah terjadi。

“Oleh sebab itu,penanganan tindakan melawan hukumnya tentu sudah ada yang menangani.Yang perlu kami utamakan saat ini adalah memberikan perlindungan maksimal kepada 177 WNI yang menjadi korban,”kata Retno。 - Rappler.com

BACA JUGA: