新闻是有分量的

Jokowi calonkan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN

2016年9月2日上午11:19发布
2016年9月2日上午11:28更新

Wakapolri Komjen Budi Gunawan membawa pataka pada upacara peresmian peningkatan status Polda Sulut,di Manado,Sulawesi Utara,pada 22 Agustus 2016. Foto oleh Adwit B Pramono / Antara

Wakapolri Komjen Budi Gunawan membawa pataka pada upacara peresmian peningkatan status Polda Sulut,di Manado,Sulawesi Utara,pada 22 Agustus 2016. Foto oleh Adwit B Pramono / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan surat Presiden Joko“Jokowi”Widodo ke pimpinan DPR RI,Jumat pagi,9月2日。

Ia disambut Ketua DPR Ade Komarudin beserta wakil-wakilnya,Taufik Ku​​rniawan dan Agus Hermanto。

Surat tersebut berisikan pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara(BIN)yang baru。 Jokowi mengusulkan nama Budi sebagai pengganti Sutiyoso。

“Saya antarkan surat kepada pimpinan DPR,yaitu usulan Presiden untuk pergantian Kepala BIN.Jadi Kepala BIN diusulkan nama baru yaitu Pak Komjen Budi Gunawan,”kata Pratikno dalam konferensi pers。

Ketika ditanya wartawan apa alasan pemilihan Budi,Pratikno hanya menjawab, “Pergantian ini regenerasi,itu saja argumentasinya”。

Menurutnya,tidak ada periodesasi jabatan Kepala BIN sehingga pergantian itu merupakan hal yang wajar。

Ia mengatakan,proses selanjutnya akan berlangsung di DPR karena harus ada pertimbangan dari pihak badan legislatif tersebut。

Budi Gunawan adalah salah satu anggota kepolisian yang terindikasi memiliki rekening gendut。

Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)pada Januari 2015 dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji selama menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006。

sebagai pelaksana tugas Kapolri menggantikan Sutarman hingga masa pensiunnya。

atas status tersangkanya oleh KPK dan memenangkannya di pengadilan。

“Setelah Pak Mensesneg menyerahkan,maka Pimpinan DPR langsung mengadakan Rapat Pimpinan untuk menindaklanjuti surat tersebut,”kata Ade。

Ia mengatakan,DPR akan menindaklanjuti surat itu setelah pimpinan melakukan rapat dengan fraksi-fraksi,yang kemungkinan dilaksanakan Senin,9月5日。

“Namun sesuai mitra kerja,tentu Komisi I akan kami tugaskan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan,setelah itu kita tentukan jadwalnya,”ujarnya。 -Rappler.com