新闻是有分量的

Polri akui temukan aliran dana dari ISIS ke Khatibah Nusantara

2016年9月6日下午7:45发布
2016年9月6日下午7:45更新

ALIRAN DANA。 Polri menyebut sudah mengetahui adanya aliran dana dari ISIS ke kelompok Khatibah Nusantara pimpinan Gigih Rahmat,yang sempat berencana untuk menyerang Singapura。 Ilustrasi oleh Rappler

ALIRAN DANA。 Polri menyebut sudah mengetahui adanya aliran dana dari ISIS ke kelompok Khatibah Nusantara pimpinan Gigih Rahmat,yang sempat berencana untuk menyerang Singapura。 Ilustrasi oleh Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Detasemen Khusus 88 Anti Teror sudah mendeteksi adanya aliran dana yang dikirim oleh kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah(ISIS)ke kelompok Khatibah Gonggong Rebus agar bisa melakukan teror di Singapura。 Kapolri Jenderal铁托Karnavian mengatakan Densus sudah mengetahui berapa名义yang diberikan oleh ISIS kepada jaringan pimpinan Gigih Rahmat itu。

“Nah,kami tidak akan kasih tahu(nominalnya).Kalau sudah terungkap,baru akan diberi tahu.Sebab,kalau disampaikan di sini,nanti mereka malah jadi tahu,”ujar Tito yang ditemui di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian(PTIK)pada Selasa ,9月6日。

Senada dengan pimpinannya,Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar juga tutup mulut mengenai temuan informasi itu。

“Tidak bisa diberi tahu,karena ini bahan penyelidikan,”kata Boy。

Dia hanya menyebut aliran dana itu terdeteksi datang dari luar negeri lalu masuk ke Batam。

“Dukungan dari luar.Ditransfer,”ujarnya。

Tetapi,男孩menjelaskan ISIS memberikan dana tidak selalu melalui metode transfer。 Kadang kala ada orang yang dijadikan perantara untuk membawa uang kepada jaringan Gigih Rahmat Dewa dan pria lainnya berinisial LH。

LH ditangkap oleh Densus 88 pada Sabtu,9月3日di warung internet Maxxis,pertokoan perumahan Fanindo,Batu Aji,Batam sekitar pukul 10:45 WIB。 Menurut Karopenmas Divhumas Polri,Brigjen Agus Rianto,LH diduga sering membantu ISIS dalam menyebarkan ajaran terorisme di Indonesia。

LH diketahui sering mengurus warga Uighur untuk dapat masuk ke Indonesia。

“Dia juga memfasilitasi keberangkatan WNI ke Suriah.Dua warga Uighur bisa masuk ke Batam karena dia,”kata Agus。

LH menerima dana dari organisasi bernama East Turkestan Islamic Movement(ETIM)untuk memenuhi biaya hidup warga Uighur tersebut。

Menurut laporan ,LH diduga sebagai sosok yang disiapkan untuk menyerang kawasan Marina Bay,Singapura。 Ketika menangkap LH,polisi juga menyita beberapa barang antara lain 1 unit ponsel,1 unit kendaraan roda merk Yamaha Xeon dengan nomor polisi BP 5519 JG dan 1 buah dompet。

Polisi kemudian juga melakukan penggeledahan di rumah SH di Komplek Taman Carina,Batu Aji。 Di sana,polisi menemukan beberapa barang antara lain 1 buah paspor atas nama LH,2 buku tabungan Bank Mandiri atas nama LH,1 buah buku dengan judul“Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW”karangan Moenawar Chalil。

Penggeledahan berlanjut di rumah milik teman saudara LH yang berada di Taman Pesona Indah,Batuaji,Batam。 Di sana ditemukan 1 pucuk senjata bahu(senapan angin menyerupai AK 101)merk Sharp Onova。

“Senjata itu masih didalami,baik asal usul atau peruntukannya,”ujar Kapolda Kepulauan Riau,Brigjen Pol Sam Budigusdian。

Gigih yang diketahui memiliki hubungan dengan Bahrun Naim,disebut Polri berencana untuk meluncurkan roket dari Batam ke Singapura。 - Rappler.com

BACA JUGA: